Selasa, 26 Juli 2011

bagi

kenapa sulit baginya berbagi? dia tidak ingin pelit, dia hanya ingin milik nya utuh dan tak berbagi, apa dia berkepribadian ganda? dr lahir apa lingkungan yang mengubahnya? atau bisa jd karena dr pengalaman nya... mengapa sulit baginya berdamai dengan hati nya? dia, benci, amarah yg memuncak dan cendurung inginn hancurkan semua, ego ini begitu bertahta, bisa menjadi dua mata pisau, yang tetap akan menyakiti pada akhirnya. apa dia terlalu berlebihan, ingin rasa nya acuh, apa salahnya ? dia benci rasa cemburu ini, begitu mengganggu,, satu pertanyaan besar dikepala,, ada apa dengan keberadaan nya yg seperti nya beban buat dia? buat dia mengerti, kenapa? untuk apa KITA jika tak ada arti nya, sperti puzzle yg sdg dia susun sendiri. dia lelah, bukan berarti tak bersyukur, tp sprti menggali kuburan itu sendiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar